
Bandung, 21 Juli 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menyelenggarakan Wisuda Gelombang III Tahun 2026 bagi lulusan Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor di Gedung Gymnasium UPI, Selasa (21/7/2026). Mengusung tema “Membangun Masa Depan Pendidikan melalui Lulusan yang Unggul, Humanis, dan Adaptif”, prosesi wisuda menjadi momentum bersejarah bagi para lulusan yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya dan siap mengabdikan diri kepada masyarakat.
Acara wisuda dihadiri oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UPI, Rektor beserta jajaran pimpinan universitas, anggota Senat Akademik, para guru besar, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta ribuan wisudawan dan wisudawati yang mengikuti prosesi secara luring maupun melalui siaran langsung.
Dalam sambutannya, Ketua MWA UPI, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nanan Soekarna, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang sesungguhnya. Ia mengajak seluruh wisudawan untuk terlebih dahulu memberikan penghormatan kepada kedua orang tua, keluarga, dosen, dan seluruh sivitas akademika yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Ketua MWA juga mengajak para lulusan untuk memandang ijazah bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai bekal untuk mewujudkan kehidupan yang bermakna. Menurutnya, keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian karier, tetapi juga dari kesiapan menjalani kehidupan dengan nilai-nilai yang baik dan penuh tanggung jawab.
Dalam pesannya kepada para lulusan, Ketua MWA menitipkan tiga amanah kehidupan, yaitu menjadi hamba Tuhan yang menjadikan profesi sebagai ibadah, menjadi pemimpin yang mampu memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain, serta menjadi manusia yang memberikan manfaat bagi sesama. Ketiga amanah tersebut menjadi fondasi karakter yang diharapkan melekat pada setiap alumni UPI di mana pun mereka berkarya.
Lebih lanjut, beliau memperkenalkan tiga prinsip nilai yang harus menjadi pedoman lulusan UPI, yakni Values for Value, Full Commitment, No Conspiracy, dan Integrity Defender. Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang sering kali lebih mengutamakan status dan materi, lulusan UPI harus tetap menjunjung tinggi nilai, integritas, dan kejujuran sebagai modal utama membangun kepercayaan masyarakat.
Ketua MWA menegaskan bahwa nilai (values) akan melahirkan integritas, integritas melahirkan kejujuran, kejujuran membangun kepercayaan (trust), dan kepercayaan akan memperluas jejaring (networking) yang pada akhirnya menghadirkan kesuksesan yang bermartabat. Karena itu, beliau mengajak seluruh lulusan untuk tidak hanya mengejar status dan materi, tetapi mengutamakan karakter serta kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan.
Menutup sambutannya, Ketua MWA menyampaikan bahwa pada hari wisuda ini UPI tidak hanya menyerahkan ijazah kepada para lulusan, tetapi juga menitipkan amanah agar seluruh alumni menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, kompeten, dapat dipercaya, dan selalu membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berharap para alumni senantiasa menjaga nama baik keluarga, almamater, dan profesinya, sekaligus menjadi agen perubahan yang membangun nilai, kepercayaan, serta warisan positif bagi Indonesia dan dunia.
Penyelenggaraan Wisuda Gelombang III Tahun 2026 menjadi penegasan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika global. Sejalan dengan tema yang diusung, UPI terus berupaya mencetak sumber daya manusia yang siap menjadi pelopor perubahan, berkontribusi bagi pembangunan pendidikan, serta memberikan manfaat yang luas bagi bangsa dan kemanusiaan.



